Tradisi Halloween di Seluruh Dunia
Mungkin kamu familiar dengan Halloween, perayaan tahunan yang jatuh tiap tanggal 31 Oktober. Perayaan ini dilaksanaan guna memperingati kematian atau menghormati orang mati yang dipercaya menyebrangi dunia menuju alam baka.
Salah
satu tradisi malam Halloween yang masih sering dilakukan hingga saat ini adalah
‘trick or treat’, yakni tradisi mengenakan kostum hantu dan berkeliling dari
rumah ke rumah, meminta permen. Tradisi lain yang marak dilakukan hingga kini
adalah membuat jack o’latern, atau lentera dari labu yang diukir.
Ternyata
ada banyak perayaan mirip Halloween yang dirayakan di berbagai belahan dunia,
lho. Masing-masing perayaan memiliki tradisi dan keunikannya masing-masing.
Berikut adalah beberapa diantaranya;
·
Los Dias de los Muertos - Meksiko
| Source:pixabay |
·
Kalau kamu pernah menonton salah satu film
Disney yang berjudul Coco, kamu tentu tidak asing dengan perayaan ini. Los Dias
de los Muertos adalah festival yang dilaksanakan oleh orang meksiko untuk mengenang
leluhur dan sanak saudara. Dipercaya bahwa pada malam festival ini diadakan,
arwah dari keluarga yang telah meninggal akan menyebrang dari alam baka dan mengunjungi
keluarga yang ditinggalkan. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah dengan
membuat dan mendekorasi makanan dengan ornamen tengkorak. Selain itu,
meletakkan berbagai macam persembahan di atas altar juga merupakan tradisi yang
dilakukan ketika perayaan ini berlangsung. Mulai dari makanan hingga piagam
penghargaan, keberadaan altar ini dimaksudkan untuk memberikan hadiah pada
arwah. Perayaan ini biasa diselenggarakan selama tiga hari, dimulai sejak
tanggal 31 Oktober.
·
Obon - Jepang
·
Jepang juga memiliki festival yang
berkaitan dengan kematian. Obon matsuri atau festival obon merupakan cara orang
Jepang menghormati arwah leluhur mereka. Pada hari tersebut, dipercaya bahwa setiap
tahun, roh nenek moyang kembali ke dunia ini untuk mengunjungi keluarga mereka.
Berbeda dengan Halloween yang mengasosiasikan hantu sebagai sesuatu yang
menyeramkan, orang Jepang meyakini bahwa hantu yang datang pada saat Obon adalah
arwah dari nenek moyang dan keluarga. Tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Jepang
untuk merayakan obon adalah dengan menyiapkan sajian khusus untuk arwah nenek
moyang. Sajian tersebut kemudian diletakkan di kuil ataupun altar yang ada di
rumah. Pada malam hari, lentera warna-warni dinyalakan untuk kemudian dihanyutkan
di sungai sebagai petunjuk arwah untuk kembali ke alam baka. Obon matsuri biasa
diadakan pada bulan Juli hingga Agustus, dengan tanggal yang berbeda-beda di
tiap daerah. Selain Jepang, negara lain yang menggunakan lentera sebagai bagian
dari perayaan kematian adalah China dengan perayaan Teng Chieh.
·
Yue Lan - Hongkong
·
Perayaan Halloween yang diadakan di
Hongkong dikenal dengan nama Yue Lan, atau Festival Hantu Lapar. Meskipun
dirayakan di tanggal yang sama dengan Halloween, perayaan Yue Lan tidak
dilakukan dengan menggunakan kostum seram. Tradisi yang biasa dilakukan
masyarakat Hongkong saat merayakan festival ini adalah memberikan persembahan
berupa makanan dan uang kertas yang dibakar untuk arwah leluhur. Tujuannya
adalah agar para arwah tersebut memakan sesajen yang diberikan dan tidak
mengganggu kehidupan masyarakat.


Komentar
Posting Komentar